Sunday, February 15, 2026

Merengkuh Malam

 

Ia telah tiba di ambang pelupuk,

datang tanpa ketukan, namun gema tandanya telanjur masuk

Meredam riuh di dada yang biasanya meledak

menjinakkan amarah, mematung nafsu yang kerap bergejolak

                                                 

Ramadantelaga suci bagi jiwa yang dahaga,

sebulan penuh membasuh noda, meluruhkan sisa-sisa baka

Mengikis kerak khilaf yang mengeras di dinding kalbu,

memungut kepingan diri yang selama ini berserak ditiup abu

Kini kususun kembali hingga utuh berpadu,

menjelma hamba yang tunduk dalam tawadu

 

Ya Tuhan, dekaplah aku dalam hening sembah,

meski punggungku legam memikul tumpukan salah

Mampukan aku melintasi gerbang sebulan ini,

biar tertatih, asal langkahku tegak menuju rida-Mu yang abadi

Izinkan aku menapak jalan yang penuh cahaya tuntunan,

dengan pasrah yang meluas dan ikhlas yang tak berkesudahan

Maka, biarkan aku merengkuh malam,

hingga fajar fitrah mencium keningku dengan tenang...

 

 

Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, 16 Februari 2026

No comments: