SATU saudara Subud dari Cabang Jakarta Selatan melakukan perbuatan yang melanggar hukum sehingga ia dikeluarkan dari keanggotaan Subud dan dilarang berada di lingkungan Wisma Subud Cilandak. Banyak anggota yang bertanya ke saya, mengapa seseorang yang sudah lama di Subud dan tergolong rajin Latihan dapat berbuat hal memalukan tersebut.
Saya asal menjawab saja—karena saya enggan memberi jawaban
yang ujung-ujungnya menimbulkan perdebatan berkepanjangan atau pertanyaan-pertanyaan
selanjutnya: “Ada orang yang menginsafi Latihannya, dan ada yang tidak. Yang
menginsafinya pasti akan tekun me-niteni
dirinya, membuatnya selalu mawas diri. Yang tidak menginsafinya ya Latihan
saja, seperti sudah mekanis, asal menggugurkan kewajiban. Seperti orang
sembahyang, ada yang mengikuti jadwal yang sudah ditentukan dan ada yang
menyertakan Tuhan dalam segala tindakannya, sehingga ia selalu berhati-hati
dalam pikiran dan perasaannya, perkataan dan perbuatannya.”
Karena malas menjawab setiap orang yang me-WhatsApp saya
dengan pertanyaan yang sama, jawaban saya kepada satu penanya hanya copy-paste dari jawaban saya ke penanya
sebelumnya.©2026
Pondok
Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, 7 Februari 2026
No comments:
Post a Comment