Wednesday, April 8, 2026

Sukun Berkejiwaan

TADI malam, saya mau Latihan di Wisma Barata Pamulang, tetapi Nuansa melarang saya pergi. Terutama karena hari ini saya harus pergi lagi untuk meeting dengan calon investor di Serpong. Saya membujuk putri saya yang berumur sembilan tahun itu, salah satunya dengan janji bahwa saya akan membawakan suguhan yang biasanya tersedia bagi anggota Subud yang datang Latihan di Wisma Barata.

Saya asal sebut saja bahwa saya akan bawakan sukun buat dia. Yang terlintas di pikiran saya adalah gorengan, tetapi mulut saya berucap “sukun kukus”. Akhirnya, Nuansa membolehkan saya pergi—bukan karena janji saya akan membawakan kue tapi daripada hari Minggu saya pergi ke Wisma Subud Cilandak sebagai gantinya.

Yang membuat saya kaget ketika tiba di Wisma Barata adalah bahwa suguhannya memang sukun kukus yang ditaburi kelapa parut. “Yang spontan itulah yang dari jiwa,” kata Bapak, bukan yang terpikirkan, apalagi pikiran yang terisi nafsu belaka.©2026


Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, 9 April 2026

No comments: